Hot Best Seller

Tic Toc Tic Toc Quarter Life's Tale

Availability: Ready to download

Nina Tamam (Artis dan penyanyi) Ceritanya menarik dan sangat menghibur, problema cinta anak muda yang disajikan secara lugas. Seru banget bacanya. Guruminda “Guggie” Syarif (Bassist Band Marvells) Menarik, buat yang mencari arti cinta, wajib baca novel ini. Unpredictable ending! Dea Ananda (Artis dan penyanyi) Tic…Toc..Tic..Toc..usia quarter memang bikin kaum hawa cranky dan pa Nina Tamam (Artis dan penyanyi) Ceritanya menarik dan sangat menghibur, problema cinta anak muda yang disajikan secara lugas. Seru banget bacanya. Guruminda “Guggie” Syarif (Bassist Band Marvells) Menarik, buat yang mencari arti cinta, wajib baca novel ini. Unpredictable ending! Dea Ananda (Artis dan penyanyi) Tic…Toc..Tic..Toc..usia quarter memang bikin kaum hawa cranky dan panic. Cerita Donna, Shiva, dan Ilyaa sangat mewakili wanita urban pada umumnya. Karakter ke- 3 tokoh ini mampu memberikan pengertian bahwa cinta itu universal dan bisa datang kapan saja. Two thumbs up for Bunga Mega. Cheers! Antariksa Tarigan (Partner dalam segala hal & founder Scenergy Project , www.scenergyproject.com) Unique story! Cerita yang penuh makna mengenai cinta dan persahabatan yang memotivasi dengan bahasa sastra yang mudah dipahami. Novel ini bisa menginspirasi setiap pembacanya untuk menghargai setiap detik dari putaran waktu. If tomorrow never comes, then I do it today! *** Inilah 3 cerita tentang 3 sahabat pecinta kopi dan puisi yang memiliki 3 jalan yang berbeda untuk menemukan kebahagiaan sejati. Ilyaa Si Pencari Komitmen putus asa karena pacar putus nyambungnya, Wahyu malah berselingkuh. Donna Si Tak Peduli Komitmen dengan cueknya menikah dengan Galih tanpa menyadari bahwa Galih sesuatu yang freak. Dan, Shiva Si Takut Komitmen terus berharap mimpinya bersanding dengan pangeran berkuda putih akan jadi kenyataan. Semua terjadi karena tiga sahabat ini terserang krisis umur setengah baya, alias 30 tahun. Padahal, usia ini bagi wanita adalah saat yang tepat untuk melengkapi hidupnya: pekerjaan yang oke, kehidupan sosial yang baik, dan memiliki pasangan hidup yang mapan. Kenyataannya, sangat sulit menemukan pria yang tepat. Tambahan lagi, mereka harus bersaing dengan jutaan gadis muda yang belum terserang krisis setengah baya. Mereka terpicu waktu sekaligus usia. Segalanya tidak boleh meleset, harus tepat sasaran. Lalu, mampukah mereka mendapatkan apa yang seharusnya telah mereka miliki di usia setengah baya ini?

*advertisement

Compare

Nina Tamam (Artis dan penyanyi) Ceritanya menarik dan sangat menghibur, problema cinta anak muda yang disajikan secara lugas. Seru banget bacanya. Guruminda “Guggie” Syarif (Bassist Band Marvells) Menarik, buat yang mencari arti cinta, wajib baca novel ini. Unpredictable ending! Dea Ananda (Artis dan penyanyi) Tic…Toc..Tic..Toc..usia quarter memang bikin kaum hawa cranky dan pa Nina Tamam (Artis dan penyanyi) Ceritanya menarik dan sangat menghibur, problema cinta anak muda yang disajikan secara lugas. Seru banget bacanya. Guruminda “Guggie” Syarif (Bassist Band Marvells) Menarik, buat yang mencari arti cinta, wajib baca novel ini. Unpredictable ending! Dea Ananda (Artis dan penyanyi) Tic…Toc..Tic..Toc..usia quarter memang bikin kaum hawa cranky dan panic. Cerita Donna, Shiva, dan Ilyaa sangat mewakili wanita urban pada umumnya. Karakter ke- 3 tokoh ini mampu memberikan pengertian bahwa cinta itu universal dan bisa datang kapan saja. Two thumbs up for Bunga Mega. Cheers! Antariksa Tarigan (Partner dalam segala hal & founder Scenergy Project , www.scenergyproject.com) Unique story! Cerita yang penuh makna mengenai cinta dan persahabatan yang memotivasi dengan bahasa sastra yang mudah dipahami. Novel ini bisa menginspirasi setiap pembacanya untuk menghargai setiap detik dari putaran waktu. If tomorrow never comes, then I do it today! *** Inilah 3 cerita tentang 3 sahabat pecinta kopi dan puisi yang memiliki 3 jalan yang berbeda untuk menemukan kebahagiaan sejati. Ilyaa Si Pencari Komitmen putus asa karena pacar putus nyambungnya, Wahyu malah berselingkuh. Donna Si Tak Peduli Komitmen dengan cueknya menikah dengan Galih tanpa menyadari bahwa Galih sesuatu yang freak. Dan, Shiva Si Takut Komitmen terus berharap mimpinya bersanding dengan pangeran berkuda putih akan jadi kenyataan. Semua terjadi karena tiga sahabat ini terserang krisis umur setengah baya, alias 30 tahun. Padahal, usia ini bagi wanita adalah saat yang tepat untuk melengkapi hidupnya: pekerjaan yang oke, kehidupan sosial yang baik, dan memiliki pasangan hidup yang mapan. Kenyataannya, sangat sulit menemukan pria yang tepat. Tambahan lagi, mereka harus bersaing dengan jutaan gadis muda yang belum terserang krisis setengah baya. Mereka terpicu waktu sekaligus usia. Segalanya tidak boleh meleset, harus tepat sasaran. Lalu, mampukah mereka mendapatkan apa yang seharusnya telah mereka miliki di usia setengah baya ini?

30 review for Tic Toc Tic Toc Quarter Life's Tale

  1. 5 out of 5

    Yurika

    Tipikal metropop. Gampang ditebak dan gaya bahasa gado2 biar kliatan keren. Dan yg paling menggelikan cerita ttg pangeran punggung. Dua bintang cukuplah. Cuma buat ngabisin waktu luang.

  2. 4 out of 5

    Sulis Peri Hutan

    3 cerita tantang 3 sahabat dengan jalan yang berbeda untuk menemukan kehahagiaan sejati. Ilya, si pencari komitmen. Seorang fashion & lifestyle editor majalah metropolitan terkenal di Jakarta. Mempunyai pacar putus-nyambung seorang anak basket dan si Womanizer, Wahyu. Hubungan mereka sebenarnya tidak disetujui para sahabatnya karena Wahyu terkenal playboy, Ilya pun sebenarnya juga menyadari kalau dia sering dibohongi dan diselingkuhi tapi mau bagaimana, dia sudah terlanjur cinta sama Wahyu. Ad 3 cerita tantang 3 sahabat dengan jalan yang berbeda untuk menemukan kehahagiaan sejati. Ilya, si pencari komitmen. Seorang fashion & lifestyle editor majalah metropolitan terkenal di Jakarta. Mempunyai pacar putus-nyambung seorang anak basket dan si Womanizer, Wahyu. Hubungan mereka sebenarnya tidak disetujui para sahabatnya karena Wahyu terkenal playboy, Ilya pun sebenarnya juga menyadari kalau dia sering dibohongi dan diselingkuhi tapi mau bagaimana, dia sudah terlanjur cinta sama Wahyu. Ada juga Adam yang datang membawa angin sejuk di kehidupannya, pemilik sebuah cafe yang dulu pernah di liput Ilya, sejak saat itu Adam tertarik dan berusaha untuk bertemu dengan Ilya lagi. Ilya butuh komitmen, Ilya ingin segera menikah, siapa yang mampu memberikannya? Donna, si tak peduli komitmen. Seorang Pramugari yang mempunyai jam terbang tinggi dan juga pengalaman percintaan yang tak diragukan lagi, waktu kecil diadopsi oleh orang tua yang gay membuat dia tidak peduli dengan pernikahan. Tapi waktu Galih menawarkan komitmen Donna langsung menyetujuinya, padahal mereka baru berpacaran beberapa minggu. Para sahabat pun heran, seorang Donna memutuskan untuk menikah, Donna merasa capek dengan hidup yang dijalaninya selama ini, dia ingin ada kisah yang seru dihidupnya. Setelah menikah, dia tahu sisi lain Galih, suka memandangi baju-baju dan make-up Donna, dia freak. Apakah Donna mendapatkan pernikahan yang seru? Shiva, si takut komitmen. Berprofesi sebagai MC dan penyiar radio membuat pandangan dia tentang dunia entertainment itu semu sehingga dia tidak bisa memutuskan akan berjalan kmana hubungannya dengan Rasha, seorang anak band yang sedang tenal. Shiva juga fobia pernikahan, dia mengganggap pernikahan adalah judi terbesar dalam hidupnya. Dia takut kalau nanti menikah membuatnya bertanggung jawab, dia ingin bersenang-senang, takut salah pilih pasangan, takut kalau ada laki-laki di luar sana yang sedang menunggunya tapi dia terlanjur dengan laki-laki lain, dia ingin bebas. Tapi Rasya rajin sekali menghubunginya, sangat perhatian, dia juga sering memberikan tanda kalau serius dan ingin berlanjut ke tahap berikutnya, yaitu pernikahan. Lalu datanglah Ernesto Kavy Rayendaz, seorang Program Director Musikita yang baru di tempat kerjanya, laki-laki yang sangat tampan, yang berhasil membuat Shiva bingung akan perasaannya sendiri, kadang Ernes bersifat baik dan menunjukkan rasa tertarik, kadang dia bersifat judes. Shiva pun tambah bingung dengan dua laki-laki yang menghampiri hatinya itu, siapa yang akan menjadi pangeran berkuda putih yang selama ini dimimpikannya itu? 30 tahun, usia kritis, jam biologis, masalah yang biasanya dihadapi oleh para wanita (terutama di kota besar) untuk segera mencari jodoh, itulah yang sedang dicari ketiga sahabat tersebut. Mengharuskan mereka bersaing dengan cewek bertubuh Barbie yang wara wiri disejitar mereka. Walaupun sekses dengan karier tapi mereka tidak mudah menemukan pasangan yang tepat, sewaktu mau mendapatkannya, masalah pun dating sebagai ujian, demi mendapatkan kebahagiaan yang diharapkan, mereka terus mencari. Udah pernah baca tema yang serupa, wanita yang memasuki usia krisis yang mengharuskannya cepat-cepat cari jodoh, bedanya adalah penulis mencoba mengenalkan makna cinta dari sudut pandang yang berbeda. Ilya dengan Wahyu yang psiko, bertindak kekerasan kalau keinginannya tidak dipenuhi, orang tua Donna yang gay, dan Donna sendiri yang menikah dengan laki-laki yang kepengen menjadi perempuan, membuat pandangan akan cinta menjadi luas. Sayangnya yang nggak aku suka dari buku ini adalah ending dari cerita Ilya, padahal berharap banget dia sama yang itu (ups, nggak mau spoiler :D) dan bagian Shiva dengan pangeran punggungnya, menurutku bagian itu nggak realistis aja. Porsi Shiva disini juga lebih banyak daripada Ilya dan Donna. Yang aku suka dari buku ini adalah gaya bahasanya yang enak, kadang ada joke yang diselipin, karakter ketiga tokoh yang berbeda dan mempunyai khas sendiri yang ditulis dari sudut pandang mereka masing-masing, pandangan tentang cinta yang luas, selain itu covernya suka! :D Bagian yang membuat terharu itu ketika Galih minta Donna untuk kembali, di halaman 263: "Maafin aku, sayang... maafin aku... maafin aku... Pleaseeee... I love you, much.. Aku.. tahu aku salah.. tapi aku bakalan lebih salah lagi kalau aku sampai kehilangan kamu," suara Galih bergetar, matanya merah dan berkaca-kaca. Dannnn, quote yang paling aku sukai adalah yang ini :)) Sejelek-jeleknya sandal jepit kiri, pasti diciptakan berpasangan dengan sandal jepit kanan. 3 sayap untuk mereka yang mengalami Quarter life's crisis.

  3. 4 out of 5

    Rifda

    Tidak butuh sehari penuh untuk menyelesaikan buku ini. This is what we say by "don't judge a book by its cover"! Aku dapat buku ini pas bookwar di Festival Pembaca Indonesia 2012 kemarin, namanya juga lagi war, yaaa jadi terpaksa cepet-cepetan ambil buku yang cover-nya terlihat bagus saja. Ternyata benar kata orang, buku ini ringan, seperti crackers. Bagi yang suka crackers sih silahkan saja dibaca dimakan.. Tapi untuk yang lebih suka sekalian makan nasi sampai kenyang daripada menghabiskan waktu u Tidak butuh sehari penuh untuk menyelesaikan buku ini. This is what we say by "don't judge a book by its cover"! Aku dapat buku ini pas bookwar di Festival Pembaca Indonesia 2012 kemarin, namanya juga lagi war, yaaa jadi terpaksa cepet-cepetan ambil buku yang cover-nya terlihat bagus saja. Ternyata benar kata orang, buku ini ringan, seperti crackers. Bagi yang suka crackers sih silahkan saja dibaca dimakan.. Tapi untuk yang lebih suka sekalian makan nasi sampai kenyang daripada menghabiskan waktu untuk makan sekian crackers (dan gak akan kenyang), please.. Cari nasi aja! (view spoiler)[*Ini review buku atau review makanan sih?! Ketara banget lagi laperr~* (hide spoiler)]

  4. 4 out of 5

    Ade Maria

    Membaca buku karya Bunga Mega ini seperti menyantap makanan sehari-hari, khususnya bagi para gadis ABG. Kisahnya renyah bak crackers dan tak terprediksi bak buah simalakama. Sebagai penikmat buku, saya betul-betul dapat merasakan setiap kisah yang diceritakan di buku ini. Lakon utama yang terdiri atas 3 orang tidak membuat pembaca bingung karena masing-masing karakter dikemas secara apik. Belum lagi alur kisahnya membuat pembaca tak bosan-bosannya untuk terus lanjut membaca hingga halaman terakh Membaca buku karya Bunga Mega ini seperti menyantap makanan sehari-hari, khususnya bagi para gadis ABG. Kisahnya renyah bak crackers dan tak terprediksi bak buah simalakama. Sebagai penikmat buku, saya betul-betul dapat merasakan setiap kisah yang diceritakan di buku ini. Lakon utama yang terdiri atas 3 orang tidak membuat pembaca bingung karena masing-masing karakter dikemas secara apik. Belum lagi alur kisahnya membuat pembaca tak bosan-bosannya untuk terus lanjut membaca hingga halaman terakhir. Satu lagi yang berkesan, kisah ini memiliki akhir yang out of expectation dan banyak nilai kehidupan, persahabatan, dan cinta yang dapat dipetik.

  5. 4 out of 5

    yani

    kisah 3 orang wanita di penghujung usia 20an yg bersahabat krn sama2 pecinta puisi..mencari cinta sejati or soulmate..yg ternyata tdk mudah.. happy ending sih..walaupun ada sedihnya juga..apalagi kalo bukan pas ilyaa mati.. :(

  6. 4 out of 5

    Tiara

    As I remember, I read this book last year and during reading I wrote three blog posts about this book. Though it has some details which I thought are misplaced, overall this book is interesting because it has some unexpected turns.. =)

  7. 5 out of 5

    Ira Booklover

    Sukaaaa. Ceritanya asik. Lucu. Mengalir. Daaaan endingnya tidak terduga. Diantara cerita ketiga sahabat ini, saya paling suka sama cerita cinta Shiva. Manis sekali. Banyak kata-kata indah dan pesan moral yang ada di buku ini. Bingung pengen mencatat yang mana ^_^

  8. 5 out of 5

    Victoria

    gaya bahasanya renyah, kayak lagi makan keripik kentang. pemikiran penulis tentang cinta, being single, or merit, cukup oke.

  9. 5 out of 5

    Usagi rafi dewi

    not bad,, lumayan menghibur

  10. 5 out of 5

    Sadiah Fajrin

  11. 4 out of 5

    Dwita Ariyanti

  12. 5 out of 5

    Arinta Iga

  13. 4 out of 5

    DidinAlifia Nursanti

  14. 4 out of 5

    Vika Atika

  15. 5 out of 5

    Sari Indah

  16. 5 out of 5

    Vinie Luthfiah

  17. 4 out of 5

    Deta Ariesandy

  18. 5 out of 5

    Mita Yuniar Paramita

  19. 5 out of 5

    Afifah Nurrosyidah

  20. 4 out of 5

    Shella Wijayanti

  21. 5 out of 5

    Afiqka Yoe

  22. 4 out of 5

    Sophie Maya

  23. 4 out of 5

    Ririn Rosadi

  24. 5 out of 5

    Elga Septya

  25. 5 out of 5

    Veny sora

  26. 5 out of 5

    Aurora

  27. 5 out of 5

    Weini

  28. 5 out of 5

    Chand Sin

  29. 4 out of 5

    Barid N W

  30. 4 out of 5

    Urjuwan

Add a review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
We use cookies to give you the best online experience. By using our website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.